
Selama ini, meskipun iklan online sudah sangat personal, website yang menjadi tujuan pengunjung tetap tampil generik dan statis. Biasanya, perusahaan besar mengandalkan software personalisasi, tim engineering, dan agensi pemasaran untuk mengisi kesenjangan ini, tapi cara ini lambat, biaya tinggi, dan sulit diskalakan. Fibr AI hadir dengan pendekatan baru menggunakan agen AI otonom untuk membuat halaman website secara langsung menyesuaikan diri dengan keinginan setiap pengunjung.
Fibr AI didirikan pada awal 2023 oleh Ankur Goyal dan Pritam Roy, dan menerima total pendanaan sebesar 7,5 juta dolar AS, dengan Accel sebagai investor utama. Mereka bekerja sama dengan venture capital lain dan juga mendapat dukungan dari investor malaikat dan penasihat yang berasal dari perusahaan besar. Walaupun sempat lambat dalam adopsi, kini lebih banyak perusahaan besar, terutama bank dan penyedia layanan kesehatan, mulai menggunakan teknologi mereka.
Teknologi Fibr AI bekerja dengan cara menghubungkan dirinya ke sistem iklan, analitik, dan data pelanggan yang sudah ada di perusahaan. Agen AI mereka lalu mengatur konten halaman website secara dinamis berdasarkan perilaku dan kebutuhan pengunjung, menjalankan ribuan eksperimen mikro secara paralel dan menyesuaikan tampilan seiring pengunjung datang dari berbagai saluran berbeda. Dengan begitu, pengujian dan optimasi website bisa dilakukan jauh lebih cepat dan dalam skala besar.
Model operasional yang menggantikan agensi dan tim engineering dengan teknologi otonom ini berpotensi menurunkan biaya signifikan bagi perusahaan. Ankur Goyal mengatakan bahwa perusahaan kini lebih fokus pada biaya per eksperimen dan dampaknya terhadap konversi, bukan lagi jumlah alat atau orang yang digunakan. Hal ini menarik bagi investor seperti Accel yang melihat betapa relevannya solusi ini untuk perusahaan besar yang sering dihambat oleh proses lama dan mahal.
Fibr AI tidak hanya fokus pada personalisasi untuk manusia, tapi juga bersiap menghadapi masa depan di mana AI akan menjadi perantara utama dalam pencarian dan pembelian produk secara online. Dengan ekspansi yang direncanakan ke pasar AS dan penguatan tim teknis di India, Fibr AI menargetkan pendapatan tahunan sekitar 5 juta dolar AS dan 50 pelanggan perusahaan pada akhir tahun ini, menantang dominasi perusahaan besar seperti Adobe dan Optimizely.