Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Teknologi

Evolusi Perangkat Gaming dan Streaming di Tengah Perubahan Industri

Share

Tren teknologi dalam industri gaming menunjukkan perubahan signifikan dengan adanya penundaan produk, inovasi pada platform streaming, dan integrasi AI yang mulai mengubah cara bermain. Raksasa industri seperti Valve, Xbox, Nintendo, dan Roblox sedang menjajaki teknologi baru untuk mendorong era hiburan digital yang lebih interaktif dan efisien.

06 Feb 2026, 00.00 WIB

Xbox 25 Tahun: Rencana Besar Microsoft di Tahun 2026 untuk Masa Depan Xbox

Xbox 25 Tahun: Rencana Besar Microsoft di Tahun 2026 untuk Masa Depan Xbox
Tahun 2026 menjadi sangat penting bagi Xbox karena menandai 25 tahun platform tersebut. Setelah keputusan dua tahun lalu merilis game Xbox di konsol pesaing, Microsoft kini ingin kembali fokus pada platform Xbox. Penurunan penjualan hardware dan kebingungan fans memicu Microsoft untuk menegaskan kembali visi mereka melalui rilisan game besar dan teknologi baru. Microsoft menyiapkan empat franchise game utama yaitu Forza Horizon 6, Halo: Campaign Evolved, Fable, dan Gears of War: E-Day dengan jadwal rilis yang sudah ditargetkan di tahun ini. Selain itu, Double Fine juga akan menghadirkan game baru berjudul Kiln, dan Bethesda menyiapkan konten tambahan untuk Starfield. Dari sisi hardware, Asus meluncurkan Xbox Ally handheld yang semakin mendekatkan pengalaman Windows dan Xbox. Fitur baru seperti Automatic Super Resolution dan highlight reel berbasis AI akan diperkenalkan untuk meningkatkan performa dan pengalaman sosial gamers. Microsoft juga berencana memperbarui UI Xbox PC yang akan menyatu di berbagai perangkat, serta meluncurkan controller Xbox baru dengan koneksi Wi-Fi khusus untuk memperkecil latensi di Xbox Cloud Gaming. Rencana Xbox generasi berikutnya diperkirakan akan dirilis tahun 2027 dengan dukungan teknologi dari AMD. Selain Xbox, Blizzard merayakan 35 tahun dengan update besar untuk game-game populer mereka. Microsoft juga fokus pada keamanan dengan pergantian pucuk pimpinan keamanan dan berbagai langkah untuk mengatasi isu keamanan. Secara keseluruhan, 2026 adalah tahun transformasi besar bagi Xbox dan Microsoft dalam ekosistem gaming dan teknologi mereka.
05 Feb 2026, 23.30 WIB

Netflix dan Hulu Hentikan Aplikasi Streaming di Konsol Game Lawas, Kenapa Ya?

Netflix dan Hulu Hentikan Aplikasi Streaming di Konsol Game Lawas, Kenapa Ya?
Netflix dan Hulu baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan dukungan aplikasi streaming untuk konsol game lawas, yaitu PlayStation 3 dan Nintendo Switch generasi pertama. Hal ini membuat para gamer yang juga suka menonton acara TV harus mencari alternatif perangkat lain untuk streaming favorit mereka. PlayStation 3 dulu merupakan platform streaming paling populer untuk Netflix sejak 2009, bahkan melalui aplikasi berbasis HTML5 yang memungkinkan pembaruan dan pengujian fitur secara cepat. Konsol ini merupakan bagian penting strategi pengembangan aplikasi Netflix di masa lalu. Namun, seiring makin populernya smart TV dan perangkat streaming seperti Roku, penggunaan konsol game untuk streaming menurun drastis dari 21 persen pada 2018 menjadi hanya 7 persen pada 2025. Akibatnya, layanan streaming mulai lebih fokus ke platform yang lebih banyak digunakan. Selain itu, kebutuhan untuk menambahkan fitur baru seperti cloud streaming dan interactive livestreams yang tidak dapat didukung hardware lama turut menjadi alasan Netflix dan Hulu menghentikan dukungan aplikasi di perangkat-perangkat tersebut, yang sudah dianggap kurang mampu menghadirkan fitur terbaru. Tren ini diperkirakan akan berlanjut, membuat pengguna harus beradaptasi dengan teknologi baru agar tetap bisa menikmati layanan streaming dengan pengalaman terbaik. Ini juga menjadi tanda bahwa masa depan streaming ada pada perangkat yang lebih modern dan fleksibel.
05 Feb 2026, 07.12 WIB

Valve Tunda Peluncuran Steam Machine dan Steam Frame Karena Krisis Memori

Valve Tunda Peluncuran Steam Machine dan Steam Frame Karena Krisis Memori
Valve pertama kali mengumumkan rencana peluncuran hardware baru mereka, yaitu Steam Machine, Steam Frame, dan Steam Controller, pada November lalu dengan target pengiriman di awal tahun 2026. Perangkat ini dirancang untuk menarik perhatian gamer yang ingin alternatif PC gaming dengan harga terjangkau. Namun, karena adanya krisis memori dan penyimpanan dalam industri teknologi yang menyebabkan kenaikan harga komponen utama seperti RAM, peluncuran produk-produk tersebut harus ditunda. Valve menyebutkan bahwa mereka perlu merombak jadwal pengiriman dan menyesuaikan harga agar tetap realistis. RAM merupakan faktor utama kesulitan manufaktur saat ini, karena harganya naik hingga tiga atau empat kali lipat dibandingkan sebelumnya akibat dominasi permintaan di sektor AI server yang lebih menguntungkan bagi produsen memori. Kondisi ini membuat Valve sulit menetapkan harga yang kompetitif. Valve berjanji akan mengumumkan harga resmi dan tanggal peluncuran segera setelah kondisi pasar lebih stabil. AMD, sebagai pemasok komponen utama, mengonfirmasi bahwa mereka siap mendukung pengiriman hardware AMD-powered Steam Machine awal tahun ini, meski Valve sendiri menggarisbawahi bahwa jadwal dan harga masih bisa berubah. Penundaan peluncuran produk Valve menunjukkan bagaimana tantangan global dalam rantai pasokan dapat mempengaruhi strategi pemasaran dan harga produk teknologi, dan gamer serta calon pembeli harus bersiap menghadapi kemungkinan harga yang lebih mahal dari perkiraan awal.
05 Feb 2026, 04.37 WIB

Virtual Boy Kembali sebagai Periferal Switch: Nostalgia atau Sekadar Mainan Kuno?

Virtual Boy Kembali sebagai Periferal Switch: Nostalgia atau Sekadar Mainan Kuno?
Virtual Boy adalah konsol Nintendo yang gagal secara besar pada tahun 1990-an, tetapi kini mendapat kesempatan kedua lewat periferal baru untuk Nintendo Switch. Nintendo berusaha menjaga warisan konsol ini tetap hidup dengan merilis perangkat keras yang memungkinkan pemain menikmati game Virtual Boy klasik secara modern melalui layanan Nintendo Switch Online. Periferal baru ini hadir dalam dua versi: model plastik seharga Rp 1.67 juta ($100) yang kokoh dan nyaman digunakan, serta model kardus Labo yang lebih murah seharga Rp 417.50 ribu ($25) . Periferal plastik mampu memblokir cahaya dan menghadirkan pengalaman visual khas Virtual Boy dengan layar merah yang dapat dikustomisasi warnanya. Meskipun menawarkan nostalgia, pengalaman bermain menggunakan periferal ini terasa kuno dan tidak sebaik teknologi 3D yang lebih modern seperti Nintendo 3DS. Game-game Virtual Boy klasik menawarkan sensasi 3D yang terbatas dan tidak terlalu memikat, meski beberapa game dengan grafik vektor seperti 3-D Tetris terasa lebih menarik. Periferal ini sangat cocok bagi para penggemar berat dan kolektor Nintendo yang ingin merasakan atau melestarikan sejarah gaming klasik, serta bagi pemain baru yang penasaran dengan teknologi dan desain lama. Namun, bagi pemain biasa yang tidak terlalu menyukai nostalgia, periferal ini mungkin terasa kurang menarik dan terlalu mahal. Secara keseluruhan, proyek ini menunjukkan bagaimana Nintendo kini lebih terbuka terhadap kegagalannya di masa lalu dan mampu mengubahnya menjadi aset nostalgia yang menarik, sekaligus memperkuat ekosistem Nintendo Switch dengan menghadirkan pengalaman berbeda yang unik.
05 Feb 2026, 00.00 WIB

Roblox Buka Beta Fitur 4D: Desain Objek Interaktif Jadi Lebih Mudah

Roblox Buka Beta Fitur 4D: Desain Objek Interaktif Jadi Lebih Mudah
Roblox baru-baru ini meluncurkan model AI terbuka bernama Cube 3D yang membantu penggunanya dalam membuat objek 3D seperti furnitur, kendaraan, dan aksesori. Dengan teknologi ini, pengguna bisa dengan cepat mendesain item digital di platform Roblox sehingga bisa mempercepat proses pembuatan konten di dunia virtual. Kini Roblox menghadirkan fitur terbaru bernama 4D creation yang menyediakan kemampuan untuk membuat objek tidak hanya statis tapi juga interaktif dan fungsional. Objek-objek ini dapat bergerak dan bereaksi terhadap pemain, memberikan pengalaman yang lebih nyata dan menarik di dalam game. Pada tahap awal, terdapat dua template objek yang bisa digunakan kreator yaitu 'Car-5' yang memecah mobil menjadi beberapa bagian supaya bisa berfungsi dan bergerak, serta 'Body-1' untuk objek sederhana seperti kotak yang hanya satu bagian. Fitur ini menunjukkan bagaimana AI dapat membuat objek lebih hidup di dunia virtual. Roblox juga menghadirkan game Wish Master sebagai pengalaman pertama yang menggunakan teknologi 4D ini. Dalam game ini, pemain bisa menghasilkan dan menggunakan mobil yang dapat dikendarai, pesawat yang bisa diterbangkan, bahkan naga yang interaktif sesuai dengan template yang dibuat oleh AI. Ke depan, Roblox berencana memberikan kebebasan lebih kepada para kreator dengan memungkinkan mereka mendefinisikan template objek mereka sendiri dan mengembangkan teknologi yang bisa menciptakan model 3D berdasarkan gambar referensi. Ini menunjukkan komitmen Roblox dalam memperkaya pengalaman pengguna melalui AI.
05 Feb 2026, 00.00 WIB

Roblox dan Google Ciptakan Dunia Game 3D Interaktif dengan AI Real-Time

Roblox saat ini sedang mengeksplorasi teknologi AI baru yang disebut 'real-time dreaming,' yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan mengubah dunia game 3D secara langsung menggunakan perintah suara atau teks alami. Ini adalah upaya untuk membuat proses penciptaan game lebih mudah dan lebih cepat. Meskipun teknologi ini masih dalam tahap awal penelitian dan belum tersedia untuk umum, Roblox sudah menunjukkan demo yang menggambarkan bagaimana dunia bertema Viking dapat diubah dengan menambahkan tsunami dan kapal secara langsung berdasarkan perintah pengguna. Namun, tidak semua orang di industri game menyambut baik kehadiran AI ini. Beberapa pengembang merasa bahwa AI generatif dapat mengancam kualitas dan kreativitas dalam pembuatan game karena terlalu mengandalkan mesin daripada ide manusia. Selain 'real-time dreaming,' Roblox juga meluncurkan alat baru bernama '4D creation' dalam open beta, yang memungkinkan pemain membuat objek interaktif seperti kendaraan dan senjata langsung di dalam game, memberikan dimensi baru dalam bermain dan berkreasi. Meskipun alat-alat ini menawarkan potensi besar, beberapa pengguna merasakan bahwa pengalaman membuat objek masih kurang menarik karena lingkungan yang terbuka tanpa tujuan yang jelas, sehingga penggunaan AI di bidang ini masih memerlukan penyempurnaan lebih lanjut.

Baca Juga

  • Evolusi Ekosistem Roblox Menuju AI dan Audiens Dewasa

  • Integrasi AI Suara Siap Mendefinisikan Ulang Antarmuka Teknologi Konsumen

  • Evolusi Perangkat Gaming dan Streaming di Tengah Perubahan Industri

  • Merek Smartphone China Mempercepat Integrasi Fitur Premium

  • Pergeseran Kepemimpinan AI: Pendatang Baru Tantang Dominasi Lama