
Banyak pengguna Alexa sudah lama menikmati kemudahan menambah item ke daftar belanja dengan suara di seluruh rumah menggunakan perangkat Echo. Namun, peluncuran Alexa Plus dan perubahan desain pada aplikasi Alexa membuat proses ini menjadi rumit dan penuh gangguan iklan. Pengguna kini harus melalui beberapa langkah untuk menambah barang, dengan iklan yang menutupi layar aplikasi.
Selain iklan, interaksi dengan Alexa Plus juga berubah, di mana asisten AI yang lebih pintar memberikan respon panjang dan komentar yang tidak diinginkan saat pengguna menambah item ke daftar belanja. Hal ini membuat pengalaman yang sebelumnya praktis menjadi menjengkelkan dan lambat.
Sebagai perbandingan, pengguna mulai beralih ke Apple Reminders dan Siri meskipun hanya memiliki beberapa HomePods di rumahnya. Siri memang memberikan konfirmasi yang verbose, tapi aplikasi Reminders sangat sederhana, bersih, dan bebas iklan, sehingga membuat proses pengelolaan daftar belanja lebih efisien.
Amazon mengakui bahwa mereka sedang melakukan uji coba dengan menampilkan produk Whole Foods di dalam aplikasi, namun hal ini mendapat kritik karena menambah hambatan saat menambah item. Upaya Amazon menonjolkan Alexa Plus juga terlihat dari tampilan aplikasi yang menempatkan chatbot AI sebagai kartu utama pada halaman depan, meminggirkan fitur favorit dan daftar perangkat.
Meskipun Alexa Plus dirancang untuk menjadi asisten AI serba bisa, kenyataannya interaksi dasar seperti menambah item ke daftar belanja menjadi lebih rumit dan kurang ramah pengguna. Jika kondisi ini terus berlanjut, Amazon berisiko kehilangan loyalitas pengguna yang mencari alat praktis dan tanpa gangguan iklan dalam pengelolaan tugas sehari-hari.