Courtesy of CNBCIndonesia
AFSI Tekankan Pentingnya Edukasi Pinjaman Online Legal Pada Masyarakat
12 Mar 2025, 19.20 WIB
129 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Stigma negatif terhadap pembiayaan online disebabkan oleh banyaknya pinjol ilegal.
- Edukasi dan literasi keuangan sangat penting untuk masyarakat, terutama yang menengah ke bawah.
- Saat ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang aplikasi pembiayaan yang legal.
Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) mengungkapkan bahwa masyarakat memiliki pandangan negatif terhadap pembiayaan online karena banyaknya perusahaan ilegal dibandingkan yang legal. Ketua Umum AFSI, Ronald Y Wijaya, menyebutkan bahwa ada 8.500 pinjaman online (pinjol) ilegal yang ditutup, sementara hanya ada 97 perusahaan yang legal. Hal ini membuat masyarakat lebih mengenal pinjol ilegal daripada yang legal. AFSI berencana untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat, terutama kepada mereka yang kurang memahami risiko pinjaman.
Ronald juga menekankan pentingnya pendekatan khusus dalam edukasi, terutama untuk masyarakat menengah ke bawah yang seringkali mengambil pinjaman tanpa mempertimbangkan risikonya. Ia percaya bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk memberikan informasi yang benar tentang pembiayaan daring, agar masyarakat bisa memilih aplikasi yang legal dan menggunakan dana dengan bijak setelah masa pandemi Covid-19.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/market/20250312165718-17-618038/asfi-ungkap-biang-keladi-stigma-negatif-warga-ri-soal-pinjol
[1] https://www.cnbcindonesia.com/market/20250312165718-17-618038/asfi-ungkap-biang-keladi-stigma-negatif-warga-ri-soal-pinjol
Analisis Kami
"Masalah besar dalam ekosistem pinjol Indonesia adalah ketidakseimbangan antara jumlah pinjol ilegal dan legal, yang jelas menciptakan kerugian besar bagi masyarakat. Tanpa pendekatan edukasi yang tepat dan terarah ke segmen yang rentan, stigma negatif akan terus berlanjut dan sulit dihilangkan."
Analisis Ahli
Ronald Y Wijaya
"Penting untuk menyasar edukasi ke kelompok masyarakat menengah ke bawah agar mereka dapat memahami risiko pinjol dan memilih layanan yang legal secara cermat."
Prediksi Kami
Edukasi dan literasi yang lebih intensif terhadap masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah, akan memperbaiki pemahaman penggunaan pinjol legal sehingga menekan dominasi pinjol ilegal di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menjadi stigma negatif masyarakat terhadap pembiayaan online?A
Stigma negatif masyarakat terhadap pembiayaan online disebabkan oleh banyaknya perusahaan pembiayaan ilegal dibandingkan yang legal.Q
Berapa banyak pinjol ilegal yang berhasil ditutup oleh OJK?A
Sebanyak 8.500 pinjol ilegal berhasil ditutup oleh OJK.Q
Apa yang dilakukan AFSI untuk mengatasi stigma negatif tersebut?A
AFSI melakukan edukasi dan literasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang pembiayaan online yang legal.Q
Mengapa edukasi kepada masyarakat menengah ke bawah dianggap penting?A
Edukasi kepada masyarakat menengah ke bawah penting karena mereka seringkali memutuskan untuk meminjam tanpa mempertimbangkan risiko.Q
Apa momentum yang dianggap tepat untuk edukasi pembiayaan daring saat ini?A
Momentum yang tepat untuk edukasi pembiayaan daring saat ini adalah setelah dampak pandemi Covid-19.