Courtesy of YahooFinance
Korea Selatan Siapkan Aturan Baru untuk Stablecoin dan Gandeng Tether, Circle
Membahas persiapan dan potensi implementasi stablecoin secara legal di Korea Selatan, baik yang dipatok dolar maupun won, dalam rangka memperkuat pasar keuangan digital serta memahami dampak regulasi dan kolaborasi antara perusahaan domestik dan global terhadap ekosistem stablecoin di Korea.
21 Agt 2025, 19.04 WIB
47 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Korea Selatan sedang mengembangkan kerangka hukum untuk stablecoin.
- Perusahaan-perusahaan keuangan besar di Korea Selatan berkolaborasi dengan perusahaan stablecoin internasional.
- Kakao bersiap meluncurkan stablecoin yang mendukung won Korea sebagai bagian dari inovasi di sektor keuangan.
Seoul, Korea Selatan - Pemerintah Korea Selatan bersiap meluncurkan kerangka hukum baru yang mengatur stablecoin pada bulan Oktober, menandai langkah penting untuk mengintegrasikan mata uang digital ke dalam sistem keuangan mereka. Eksekutif dari bank-bank besar serta perusahaan teknologi akan bertemu dengan perusahaan stablecoin global untuk mendiskusikan masa depan stablecoin di negara ini.
Pertemuan ini akan membahas berbagai hal, termasuk distribusi stablecoin yang di-pegged dengan dolar AS serta kemungkinan penerbitan stablecoin yang didukung oleh mata uang resmi Korea, won. Bank-bank besar Korea seperti Shinhan, Hana, KB, dan Woori ikut serta dalam pembicaraan bersama perusahaan Tether dan Circle.
Di sisi lain, negara ini memiliki regulasi yang cukup ketat terhadap cryptocurrency, membatasi perdagangan derivatif dan leverage, serta dominasinya pasar yang masih sangat lokal. Meskipun demikian, Presiden saat ini memberikan dukungan terbuka terhadap perkembangan crypto, seperti legalisasi Bitcoin ETF dan penguatan pengawasan KYC dan AML.
Parpol di Korea saat ini berpandangan berbeda soal regulasi stablecoin, dengan oposisi mengusulkan pembatasan modal dan pengaturan penggunaan stablecoin yang menghasilkan bunga. Selain itu, bank sentral Korea juga mempertimbangkan penggunaan blockchain publik agar deposi digital mereka dapat berdampingan dengan stablecoin yang dikeluarkan swasta.
Sementara itu, perusahaan teknologi besar seperti Kakao sudah mulai mempersiapkan stablecoin yang dipatok dengan won, menunjukkan bahwa perusahaan lokal juga bersemangat memasuki pasar stablecoin yang sedang berkembang, yang dapat memicu kompetisi maupun kolaborasi dengan perusahaan global di masa depan.
Referensi:
[1] https://finance.yahoo.com/news/tether-circle-meet-south-korea-120404706.html
[1] https://finance.yahoo.com/news/tether-circle-meet-south-korea-120404706.html
Analisis Kami
"Langkah Korea Selatan mengatur stablecoin secara jelas menunjukkan keseriusan negara ini dalam memadukan inovasi digital dan regulasi keuangan. Kolaborasi antara perusahaan domestik dan global akan memperkuat ekosistem keuangan digital, tetapi tetap perlu waspada terhadap risiko sistemik yang dapat muncul seiring pertumbuhan stablecoin."
Analisis Ahli
Rajiv Sawhney
"Ini menjadi perkembangan menarik di tengah regulasi ketat Korea terhadap crypto, karena kolaborasi ini membuka peluang bagi stablecoin untuk beradaptasi dan bertahan di pasar domestik yang sangat terkontrol."
Prediksi Kami
Kemungkinan akan terbentuk kemitraan strategis antara bank-bank besar Korea Selatan dan perusahaan stablecoin global seperti Tether dan Circle, serta munculnya regulasi yang lebih jelas dan mendukung perkembangan stablecoin won maupun dolar di pasar domestik.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang akan dibahas dalam pertemuan antara eksekutif keuangan Korea Selatan dan Tether serta Circle?A
Pertemuan akan membahas distribusi dan penggunaan stablecoin yang dipatok dolar, serta penerbitan stablecoin yang didukung oleh won Korea.Q
Siapa saja eksekutif yang akan bertemu dengan Circle dan Tether?A
Eksekutif yang akan bertemu termasuk CEO Shinhan Financial Group, Hana Financial Group, dan juga eksekutif dari KB Financial Group dan Woori Bank.Q
Apa peran Kakao dalam pengembangan stablecoin di Korea Selatan?A
Kakao sedang mempersiapkan peluncuran stablecoin yang dipatok terhadap won Korea dan telah mendaftarkan merek dagang untuk itu.Q
Bagaimana pandangan Sawhney tentang peraturan crypto di Korea Selatan?A
Sawhney berpendapat bahwa pengaturan yang ketat di masa lalu membuat pasar crypto di Korea Selatan menjadi sangat domestik dan terbatas pada produk spot.Q
Apa yang dilakukan Bank Sentral Korea terkait stablecoin?A
Bank Sentral Korea sedang mempertimbangkan untuk menghubungkan token depositnya dengan blockchain publik agar bisa coexist dengan stablecoin yang diterbitkan oleh sektor swasta.