
Courtesy of CNBCIndonesia
Pengaruh Smartphone pada Anak: Risiko Depresi, Obesitas, dan Kurang Tidur
Memberikan pemahaman tentang risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaan smartphone pada anak-anak dan remaja agar orang tua dapat membuat keputusan yang bijak dalam memberikan ponsel kepada anak-anak mereka.
09 Des 2025, 08.20 WIB
230 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Penggunaan smartphone dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik anak.
- Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara penggunaan smartphone dengan depresi dan obesitas pada anak.
- Orang tua perlu mempertimbangkan dengan hati-hati penggunaan smartphone oleh anak-anak dan memastikan penggunaannya bertanggung jawab.
Jakarta, Indonesia - Dalam dua dekade terakhir, smartphone menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak yang bahkan berusia di bawah 12 tahun. Banyak orang tua kini memberikan izin atau bahkan mendorong anak-anak untuk menggunakan ponsel dalam rutinitas mereka. Namun, muncul kekhawatiran atas berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh penggunaan gadget ini pada kesehatan anak-anak.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Anak Philadelphia oleh psikiater Ran Barzilay menganalisis data lebih dari 10.588 anak dan menemukan hubungan antara penggunaan smartphone dengan beberapa masalah kesehatan. Anak-anak yang menggunakan ponsel memiliki risiko depresi yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak yang tidak menggunakan ponsel, yakni 6,5% berbanding 4,5%.
Selain kesehatan mental, risiko obesitas juga lebih besar dialami anak yang menggunakan gadget. Studi menunjukkan 18% anak dengan ponsel menghadapi obesitas, sedangkan anak tanpa ponsel hanya sekitar 12%. Faktor kurang tidur juga menjadi perhatian, dimana hampir setengah anak dengan ponsel mengalami tidur kurang dari sembilan jam per malam dibanding sebelahnya yang tidak menggunakan ponsel.
Meski demikian, para peneliti juga menegaskan bahwa smartphone memiliki manfaat bila digunakan dengan benar. Fasilitas komunikasi dan memperkuat hubungan sosial adalah nilai positif yang bisa didapatkan anak-anak dari gawai ini, terutama untuk keamanan dan akses informasi yang mendukung pertumbuhan mereka.
Oleh karena itu, orang tua diimbau untuk lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam memberikan akses smartphone kepada anak-anaknya. Pengawasan dan edukasi yang tepat sangat diperlukan agar dampak negatif penggunaan ponsel dapat diminimalkan, dan manfaatnya dapat lebih optimal dirasakan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251209074603-37-692330/bahaya-anak-usia-12-tahun-punya-hp-diungkap-peneliti-ortu-wajib-tahu
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20251209074603-37-692330/bahaya-anak-usia-12-tahun-punya-hp-diungkap-peneliti-ortu-wajib-tahu
Analisis Ahli
Ran Barzilay
"Smartphone perlu dipandang sebagai faktor penting dalam kesehatan remaja dan harus dipakai secara hati-hati untuk meminimalisir risiko depresi dan masalah kesehatan lainnya."
Analisis Kami
"Penggunaan smartphone memang memberikan manfaat dalam hal komunikasi dan akses informasi, namun tanpa pengawasan yang tepat, risiko kesehatan mental dan fisik pada anak-anak tidak bisa diabaikan. Penting bagi para orang tua untuk menetapkan batasan yang sehat dan mendidik anak agar menggunakan teknologi dengan bijak sejak dini."
Prediksi Kami
Ke depannya, penggunaan smartphone oleh anak-anak akan semakin diawasi dan dibatasi oleh orang tua dan pihak terkait untuk mengurangi dampak negatif terhadap kesehatan mental dan fisik mereka.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa dampak penggunaan smartphone pada kesehatan anak menurut penelitian?A
Penggunaan smartphone dapat meningkatkan risiko depresi, obesitas, dan mengganggu kualitas tidur anak.Q
Siapa yang melakukan penelitian tentang dampak smartphone pada anak?A
Penelitian ini dilakukan oleh Ran Barzilay, seorang psikiater anak dan remaja di Rumah Sakit Anak Philadelphia.Q
Berapa persentase anak yang didiagnosis depresi karena menggunakan smartphone?A
Sekitar 6,5% anak yang menggunakan smartphone didiagnosis depresi, lebih tinggi dibandingkan 4,5% anak yang tidak menggunakan smartphone.Q
Apa hubungan antara penggunaan smartphone dan kualitas tidur anak?A
47% anak berusia 12 tahun yang memiliki smartphone mengalami kurang tidur, dibandingkan 31% anak tanpa smartphone.Q
Apakah ada manfaat dari penggunaan smartphone bagi anak-anak?A
Ada manfaat, seperti memperkuat hubungan sosial dan mendukung pembelajaran serta akses informasi.



