Era Baru Belanja Otomatis: AI Agent yang Membeli atas Nama Kita
Courtesy of Forbes

Era Baru Belanja Otomatis: AI Agent yang Membeli atas Nama Kita

Memberi pemahaman tentang pergeseran strategis dalam industri ritel menuju era agentic commerce di mana AI bukan hanya merekomendasikan tapi juga menyelesaikan transaksi secara real-time, serta menyarankan bagaimana perusahaan harus menyiapkan data dan infrastruktur mereka agar tetap relevan dan dapat dimanfaatkan dalam ekosistem baru ini.

18 Des 2025, 21.30 WIB
16 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Era komersial agen menuntut merek untuk beradaptasi dengan perubahan cara konsumen berbelanja.
  • Integrasi data yang bersih dan real-time sangat penting untuk memastikan produk dapat dibeli dengan mudah melalui agen AI.
  • Merek harus segera mengambil langkah untuk membuat produk mereka dapat ditransaksikan agar tidak menjadi tidak terlihat dalam pasar yang baru ini.
Industri ritel sedang mengalami perubahan besar dengan munculnya agentic commerce, di mana kecerdasan buatan (AI) tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga melakukan pembelian secara otomatis atas nama konsumen. Ini berbeda dengan AI generatif yang reaktif, karena agentic AI bersifat proaktif dan mandiri dalam mengambil keputusan.
Agentic commerce diperkirakan bisa menghasilkan pendapatan global sebesar 3 hingga 5 triliun dolar pada tahun 2030. Saat ini, terdapat peluang pasar sebesar 182 miliar dolar yang belum dimanfaatkan dari channel AI yang ada. Perubahan ini dimungkinkan berkat tiga faktor utama, yaitu adopsi AI oleh konsumen, kemajuan pesat teknologi AI, dan solusi pembayaran online yang memungkinkan AI menyelesaikan transaksi.
Untuk berhasil di era ini, merek harus menyesuaikan strategi mereka dengan melakukan optimasi generatif mesin (GEO), yang berarti menyediakan data produk yang terstruktur dan mudah dibaca mesin untuk memudahkan AI menemukan produk mereka. Namun, yang terpenting adalah menciptakan infrastruktur teknis yang memungkinkan AI untuk mengakses data secara real-time mengenai stok, harga, dan pengiriman agar transaksi dapat dilakukan langsung tanpa proses manual.
Agentic commerce mengharuskan merek untuk menghubungkan sistem mereka dengan API yang kuat sehingga AI dapat langsung melakukan pembelian di dalam percakapan chat tanpa mengarahkan konsumen ke website atau aplikasi lain. Ini akan menghasilkan pengalaman berbelanja yang lebih lancar dan bebas hambatan bagi pengguna, karena pembelian bisa dilakukan dengan satu klik melalui sistem pembayaran tepercaya seperti PayPal.
Bagi perusahaan yang ingin tetap relevan dan kompetitif, sekarang adalah waktu untuk mengaudit data, membangun sistem yang mendukung transaksi AI secara real-time, dan memilih strategi integrasi yang tepat, seperti berpartner dengan platform yang bisa mengolah dan menyebarkan data produk secara konsisten ke berbagai AI marketplace. Gagal beradaptasi berarti berisiko menghilang dari ekosistem jual beli masa depan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/councils/forbestechcouncil/2025/12/18/the-5-trillion-wake-up-call-that-brands-cannot-ignore/

Analisis Ahli

Andrew Ng
"Agentic AI represents a fundamental shift in AI applications, moving from passive tools to autonomous decision-making systems that will transform commerce and everyday life."

Analisis Kami

"Agentic commerce bukan hanya tren tapi revolusi yang memaksa bisnis memahami bahwa data terstruktur dan real-time adalah nyawa dari setiap penjualan di masa depan. Merek yang tidak cepat beradaptasi dengan teknologi ini akan kehilangan pangsa pasar signifikan saat konsumen beralih ke pengalaman belanja otomatis yang lebih mudah dan cepat."

Prediksi Kami

Dalam beberapa tahun ke depan, sebagian besar transaksi ritel akan terjadi langsung melalui agen AI percakapan, mengurangi ketergantungan pada website tradisional dan mengubah lanskap pemasaran digital secara drastis.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu komersial agen?
A
Komersial agen adalah ekonomi di mana konsumen mendelegasikan proses belanja mereka kepada agen AI yang cerdas.
Q
Bagaimana AI proaktif berbeda dari AI generatif?
A
AI proaktif bertindak sebagai perwakilan otonom yang membuat keputusan dan menyelesaikan transaksi, sementara AI generatif hanya memberikan saran.
Q
Mengapa integrasi API penting dalam era komersial agen?
A
Integrasi API memungkinkan sistem untuk terhubung dan berbagi data secara real-time, yang penting untuk memastikan transaksi yang lancar.
Q
Apa yang dimaksud dengan optimisasi mesin generatif?
A
Optimisasi mesin generatif adalah proses menstrukturkan data agar mudah diakses oleh mesin pencari dan agen AI.
Q
Apa potensi pendapatan dari komersial agen hingga tahun 2030?
A
Potensi pendapatan dari komersial agen diperkirakan mencapai antara $3 triliun hingga $5 triliun secara global pada tahun 2030.