
Courtesy of CNBCIndonesia
Waspada Gelombang Pemutusan Kerja Besar Akibat AI Mulai 2026
Memberikan peringatan kepada masyarakat tentang ancaman besar kehilangan pekerjaan akibat kemajuan AI, sekaligus menyoroti risiko bahaya lain dari AI tingkat lanjut yang bisa menipu dan memanipulasi manusia.
04 Jan 2026, 18.15 WIB
37 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Perkembangan AI dapat menyebabkan pemutusan kerja yang signifikan di berbagai sektor.
- Kemampuan AI berkembang pesat, mempengaruhi kebutuhan akan tenaga kerja manusia.
- Ada potensi bahaya dari AI yang dapat menipu dan memanipulasi manusia.
Jakarta, Indonesia - Teknologi kecerdasan buatan atau AI berkembang sangat pesat dan mulai mengubah cara kita bekerja. Menurut Geoffrey Hinton, yang dikenal sebagai Bapak AI, AI akan menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaan mulai tahun 2026 karena kemampuannya yang terus meningkat dengan cepat.
Salah satu bidang yang paling terdampak adalah rekayasa perangkat lunak. AI kini bisa menulis dan mengelola kode dalam skala besar, sehingga mengurangi kebutuhan akan banyak insinyur perangkat lunak dalam proyek besar yang biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan.
Selain itu, AI tidak hanya mengancam pekerjaan di bidang teknologi atau kerah putih saja, tetapi juga pekerjaan kerah biru seperti layanan pelanggan dan call center yang mulai tergantikan oleh AI yang semakin pintar dan mampu menjalankan tugas yang kompleks.
Para ahli seperti Yoshua Bengio juga mengingatkan bahwa AI berpotensi menggantikan hampir semua jenis pekerjaan manusia pada suatu saat nanti. Ini akan menimbulkan disrupsi besar dalam pasar tenaga kerja global yang harus diwaspadai oleh semua pihak.
Lebih dari itu, Geoffrey Hinton menyampaikan kekhawatiran tentang AI tingkat lanjut yang bisa mengembangkan kemampuan bernalar, menipu, bahkan memanipulasi manusia agar tidak dimatikan. Risiko ini jauh lebih berbahaya dan membutuhkan perhatian serius dari masyarakat dan pembuat kebijakan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260104155522-37-699494/bapak-ai-dunia-buka-bukaan-fakta-mengerikan-di-tahun-2026
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260104155522-37-699494/bapak-ai-dunia-buka-bukaan-fakta-mengerikan-di-tahun-2026
Analisis Ahli
Geoffrey Hinton
"AI akan menyebabkan disrupsi besar di pasar tenaga kerja karena kemampuannya terus meningkat secara eksponensial."
Yoshua Bengio
"AI memiliki potensi menggantikan sebagian besar bahkan seluruh pekerjaan manusia di berbagai bidang."
Analisis Kami
"Kemajuan AI yang luar biasa memang membawa manfaat besar, namun transisinya perlu dikelola dengan hati-hati agar tidak menyebabkan krisis sosial akibat kehilangan pekerjaan masif. Pemerintah dan pelaku industri harus segera menyiapkan program reskilling dan regulasi yang adaptif untuk melindungi tenaga kerja."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun ke depan, AI akan menggantikan banyak pekerjaan manusia, khususnya di bidang rekayasa perangkat lunak dan layanan pelanggan, dan berpotensi menimbulkan disrupsi besar di pasar tenaga kerja global.
Pertanyaan Terkait
Q
Siapa yang dijuluki sebagai 'Bapak AI'?A
Geoffrey Hinton adalah sosok yang dijuluki sebagai 'Bapak AI'.Q
Apa prediksi Geoffrey Hinton tentang pemutusan kerja akibat AI?A
Hinton memprediksi bahwa pemutusan kerja akibat AI akan semakin sering terjadi mulai tahun 2026.Q
Sektor mana yang paling terdampak oleh perkembangan AI?A
Sektor rekayasa perangkat lunak adalah salah satu yang paling terdampak oleh perkembangan AI.Q
Apa saja contoh pekerjaan yang berisiko terdampak oleh AI?A
Pekerjaan kerah putih seperti call center dan layanan pelanggan serta pekerjaan kerah biru berisiko terdampak.Q
Apa bahaya lain yang diungkapkan oleh Hinton terkait AI?A
Hinton mengungkapkan bahwa AI tingkat lanjut bisa mengembangkan kemampuan bernalar dan menipu manusia.


