
Courtesy of NatureMagazine
Sirkuit Otak yang Menghambat Memulai Tugas Sulit Terungkap
Mengidentifikasi dan memahami sirkuit saraf yang menjadi 'rem motivasi' di otak agar bisa mengatasi kesulitan memulai tugas sulit, serta membuka peluang pengobatan baru untuk mengembalikan motivasi pada kondisi psikologis tertentu.
09 Jan 2026, 07.00 WIB
95 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Sirkuit saraf dapat berfungsi sebagai 'rem motivasi' yang menyulitkan individu untuk memulai tugas.
- Penelitian ini menunjukkan bahwa memodulasi sirkuit saraf tertentu dapat meningkatkan motivasi untuk memulai tugas yang tidak menyenangkan.
- Memahami mekanisme motivasi penting untuk pengembangan terapi bagi gangguan mental seperti depresi dan skizofrenia.
Kyoto, Jepang - Kadang, hal tersulit dalam menyelesaikan tugas yang tidak menyenangkan adalah memulai. Otak secara alami cenderung menahan diri untuk mengambil langkah pertama, meskipun tugas itu penting. Para ilmuwan mencoba memahami sebabnya dan kini menemukan bahwa ada sirkuit khusus yang berperan menghambat motivasi ini.
Dalam penelitian terbaru, para peneliti dari Kyoto University menggunakan monyet makaka untuk menguji bagaimana otak merespon tugas yang memberikan hadiah sekaligus risiko tidak menyenangkan. Mereka menemukan bahwa bagian otak ventral striatum mengirim sinyal yang mengurangi aktivitas ventral pallidum, sehingga menurunkan motivasi untuk mulai bertindak.
Ketika peneliti menghambat sirkuit ini secara genetik, monyet menjadi lebih berani memulai tugas walaupun ada risiko tidak menyenangkan. Hal ini menunjukkan bahwa sirkuit ini berfungsi seperti 'rem motivasi' yang mempersulit seseorang mengambil langkah awal, terutama dalam kondisi yang terasa kurang nyaman.
Temuan ini sangat penting karena bisa menjelaskan mengapa orang dengan gangguan seperti depresi dan skizofrenia sering mengalami apatisia dan kesulitan memulai aktivitas. Dengan memahami sirkuit ini, kemungkinan dibuat terapi yang dapat menghilangkan hambatan pada motivasi tersebut.
Penelitian ini menunjukkan kemajuan dalam neurosains dengan pendekatan yang presisi menggunakan teknik genetik, tidak hanya stimulasi listrik biasa. Ini membuka jalan bagi pengembangan perawatan baru yang lebih efektif, khususnya untuk gangguan mental yang melibatkan kekurangan motivasi.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00062-5
[1] https://nature.com/articles/d41586-026-00062-5
Analisis Ahli
Pearl Chiu
"Memahami perbedaan antara hambatan motivasi dan ketakutan risiko sangat penting untuk mengembangkan pengobatan yang lebih efektif dan personal pada gangguan mental."
Analisis Kami
"Penemuan tentang 'rem motivasi' membuka perspektif baru yang sangat penting dalam neuropsikiatri, karena selama ini fokusnya lebih pada risiko dan kecemasan daripada hambatan internal untuk memulai. Pendekatan genetik yang tepat pada sirkuit spesifik ini menunjukkan kemajuan teknologi dan pemahaman mendalam tentang otak yang bisa merevolusi terapi gangguan motivasi."
Prediksi Kami
Di masa depan, terapi target yang menekan aktivitas sirkuit ventral striatum-ventral pallidum bisa dikembangkan untuk membantu pasien depresi dan skizofrenia melalui pemulihan motivasi dan kemampuan memulai tugas.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menjadi fokus penelitian ini?A
Fokus penelitian ini adalah memahami sirkuit saraf yang mengatur motivasi dan kesulitan memulai tugas.Q
Siapa yang terlibat dalam penelitian ini?A
Ken-ichi Amemori adalah salah satu peneliti yang terlibat dalam studi ini.Q
Apa fungsi dari ventral striatum dan ventral pallidum?A
Ventral striatum terlibat dalam pemrosesan motivasi, sementara ventral pallidum dianggap sebagai pusat defisit motivasi.Q
Bagaimana monyet macaque digunakan dalam penelitian ini?A
Monyet macaque dilatih untuk melakukan tugas yang melibatkan keputusan berdasarkan penghargaan dan penalti.Q
Mengapa memahami sirkuit motivasi penting untuk pengobatan?A
Memahami sirkuit motivasi penting untuk mengembangkan pengobatan baru bagi kondisi psikologis seperti depresi.




