Melissa Siska Juminto Jadi Komisaris Tokopedia dan TikTok Usai PHK Besar-besaran
Courtesy of CNBCIndonesia

Melissa Siska Juminto Jadi Komisaris Tokopedia dan TikTok Usai PHK Besar-besaran

Menginformasikan perubahan posisi pimpinan di Tokopedia dan TikTok E-commerce serta strategi efisiensi pasca akuisisi untuk menghadapi persaingan di industri e-commerce Indonesia.

22 Jan 2026, 18.40 WIB
203 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Melissa Siska Juminto beralih dari posisi Presiden Direktur menjadi komisaris di Tokopedia dan TikTok E-commerce.
  • Perusahaan mengalami efisiensi besar-besaran dengan PHK yang signifikan setelah akuisisi.
  • Tokopedia dan TikTok E-commerce tetap berkomitmen untuk memajukan ekonomi digital dan mendukung UMKM lokal.
Jakarta, Indonesia - Tokopedia dan TikTok E-commerce baru-baru ini mengumumkan perubahan penting di jajaran pimpinan mereka. Melissa Siska Juminto, yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur, mengakhiri masa jabatannya untuk melanjutkan aspirasi pribadi dan kemudian diangkat sebagai komisaris perusahaan.
Perubahan ini terjadi beberapa hari setelah pengumuman berakhirnya masa jabatan Melissa sebagai presiden direktur. Namun, belum ada informasi resmi mengenai siapa yang akan menggantikan posisinya di puncak pimpinan.
Sejak akuisisi Tokopedia oleh TikTok, perusahaan menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasi dua platform e-commerce besar di Indonesia ini. Untuk menghadapi persaingan ketat, mereka melakukan efisiensi, termasuk PHK sekitar 420 karyawan pada Agustus 2025, yang sebagian besar berasal dari divisi IT, customer care, hingga gudang.
Manajemen menegaskan komitmen mereka untuk melanjutkan misi pemerataan ekonomi digital dan pemberdayaan UMKM dengan teknologi. Mereka berterima kasih atas kontribusi Melissa dalam memajukan perusahaan dan ekonomi digital di Indonesia.
Langkah efisiensi dan perubahan kepemimpinan ini menandai fase penting dalam upaya Tokopedia dan TikTok E-commerce untuk menguatkan posisi mereka di pasar e-commerce Indonesia yang sangat kompetitif dan dinamis.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260122165903-37-704480/bos-baru-tokopedia-tiktok-shop-belum-jelas-ceo-lama-jadi-komisaris

Analisis Ahli

Ahmad Rifai, Analis Industri E-commerce
"Pengangkatan Melissa sebagai komisaris menunjukkan bahwa perusahaan masih percaya pada visi dan pengalamannya dalam memajukan ekonomi digital, meskipun harus ada perubahan kepemimpinan di eksekutif. PHK besar-besaran mencerminkan tekanan persaingan yang sangat ketat serta kebutuhan untuk optimalisasi operasi di tengah perubahan pasar."

Analisis Kami

"Perubahan kepemimpinan ini menandai transisi strategis penting bagi Tokopedia dan TikTok E-commerce yang harus menggabungkan kekuatan mereka agar dapat bertahan di pasar yang sangat kompetitif. Efisiensi besar yang dilakukan mungkin berdampak negatif pada moral karyawan, tetapi langkah ini diperlukan untuk memaksimalkan sinergi pasca merger dan memastikan kelangsungan bisnis jangka panjang."

Prediksi Kami

Tokopedia dan TikTok E-commerce kemungkinan akan menunjuk pemimpin baru yang fokus pada sinergi dan inovasi untuk mempertahankan dan memperluas pangsa pasar mereka di e-commerce Indonesia.

Pertanyaan Terkait

Q
Siapa yang diangkat sebagai komisaris baru Tokopedia dan TikTok E-commerce?
A
Melissa Siska Juminto diangkat sebagai komisaris baru perusahaan.
Q
Apa alasan Melissa Siska Juminto mengakhiri jabatan sebagai Presiden Direktur?
A
Melissa mengakhiri jabatan sebagai Presiden Direktur untuk melanjutkan aspirasi pribadinya.
Q
Berapa jumlah karyawan yang terkena PHK pada pertengahan Agustus 2025?
A
Sekitar 420 karyawan terkena PHK pada pertengahan Agustus 2025.
Q
Apa yang dilakukan Tokopedia dan TikTok E-commerce setelah akuisisi?
A
Setelah akuisisi, Tokopedia dan TikTok E-commerce memperkuat integrasi dan menghadapi persaingan di industri e-commerce.
Q
Apa komitmen perusahaan setelah pergantian posisi puncak ini?
A
Perusahaan berkomitmen untuk melakukan pemerataan ekonomi secara digital dan memberdayakan UMKM lokal.