
Courtesy of CNBCIndonesia
OJK Catat Lonjakan Besar Kasus Scam di Indonesia, Jawa Terbanyak
Memberikan informasi mengenai lonjakan kasus scam di Indonesia, tantangan dalam penanganannya, dan upaya OJK dalam melindungi konsumen agar masyarakat lebih waspada serta mendukung pemberantasan aktivitas penipuan dan pinjol ilegal.
24 Jan 2026, 10.00 WIB
259 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Terdapat lonjakan kasus scam yang mengkhawatirkan di Indonesia, khususnya di sektor jasa keuangan.
- OJK berusaha memblokir rekening dan menyelamatkan dana korban scam meskipun menghadapi tantangan besar.
- Sebagian besar laporan pengaduan datang dari Pulau Jawa, menunjukkan tingginya eskalasi kejahatan penipuan di masyarakat.
Jakarta, Indonesia - Kasus penipuan atau scam semakin marak di Indonesia, terutama di wilayah Jawa yang mendominasi laporan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lebih dari 432 ribu laporan pengaduan hingga bulan Januari 2026. Penipuan ini banyak menyerang sektor jasa keuangan dan transaksi digital masyarakat.
OJK sudah memblokir hampir 400 ribu rekening terkait aktivitas scam ini untuk mengurangi kerugian korban. Meski begitu, kerugian dana masyarakat tetap mencapai Rp 9,1 triliun. Dana yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 432 miliar, menunjukkan perlunya peningkatan tindakan preventif.
Penipuan yang sering terjadi antara lain transaksi belanja palsu, panggilan palsu, investasi bodong, penipuan kerja, dan janji hadiah. Mayoritas laporan datang dari Pulau Jawa, dengan jumlah laporan mencapai lebih dari 303 ribu, disusul oleh wilayah Sumatra.
OJK menghadapi beberapa tantangan dalam penanganan kasus ini, seperti laporan yang terlambat dilaporkan oleh korban dan pola pelarian dana yang semakin rumit. Dana hasil penipuan kini bisa berpindah antar bank, dompet elektronik, aset kripto, dan layanan digital lain dalam waktu singkat.
Karena kondisi ini, OJK mendorong kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan serta negara lain untuk mempercepat proses pemblokiran dana dan menanggulangi pinjaman online ilegal atau pinjol yang sering menjadi sarana penipuan. Kesadaran dan edukasi masyarakat juga sangat penting untuk mengantisipasi penipuan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260124083045-37-704949/saking-parahnya-kasus-scam-ri-kalahkan-negara-lain-menjamur-di-jawa
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260124083045-37-704949/saking-parahnya-kasus-scam-ri-kalahkan-negara-lain-menjamur-di-jawa
Analisis Ahli
Friderica Widyasari Dewi
"Tingginya jumlah laporan scam menunjukkan eskalasi kejahatan penipuan digital yang membutuhkan kerja sama lintas negara dan lintas sektor untuk pencegahan dan penanganan lebih efisien."
Analisis Kami
"Lonjakan pengaduan scam di Indonesia menunjukkan perlunya regulasi dan pendekatan yang lebih agresif dalam menangani kasus ini, terutama mempercepat proses pemblokiran dana. Selain itu, edukasi masyarakat harus ditingkatkan agar korban tidak terlambat melapor dan memberi ruang bagi pelaku scam untuk mengelabui sistem."
Prediksi Kami
Jika upaya koordinasi antar-institusi dan teknologi pemblokiran dana tidak ditingkatkan, penipuan digital akan terus meningkat dan menyebabkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Berapa banyak laporan pengaduan yang diterima oleh OJK terkait scam?A
OJK menerima sebanyak 432.637 laporan pengaduan terkait scam per 14 Januari 2026.Q
Apa yang dilakukan OJK untuk menangani rekening yang terkait scam?A
OJK telah memblokir lebih dari 397.000 rekening terkait dengan scam.Q
Apa saja modus scam yang paling umum dilaporkan?A
Modus scam yang paling umum adalah penipuan transaksi belanja, panggilan palsu, penipuan investasi, penipuan kerja, dan penipuan dengan iming-iming hadiah.Q
Apa tantangan utama dalam penanganan scam di Indonesia?A
Tantangan utama adalah lonjakan jumlah pengaduan yang mencapai sekitar 1.000 laporan per hari dan kesenjangan waktu dalam laporan yang disampaikan.Q
Bagaimana pola pelarian dana korban scam saat ini?A
Pola pelarian dana korban scam semakin kompleks, dengan dana cepat berpindah ke berbagai instrumen dan ekosistem digital.




