Rencana Ganti Aplikasi Tokopedia dengan TikTok Shop Jadi Sorotan Pasar
Courtesy of CNBCIndonesia

Rencana Ganti Aplikasi Tokopedia dengan TikTok Shop Jadi Sorotan Pasar

Memberikan informasi mengenai rencana penggantian aplikasi Tokopedia dengan aplikasi ecommerce khusus TikTok Shop yang terpisah serta dampak dan konteks di balik perubahan tersebut, agar pembaca memahami dinamika terbaru di industri ecommerce Indonesia.

30 Jan 2026, 15.35 WIB
252 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • TikTok berencana untuk mengembangkan aplikasi e-commerce terpisah dari Tokopedia.
  • Mantan CEO Tokopedia, Melissa Siska Juminto, mengalami perubahan posisi setelah akuisisi oleh ByteDance.
  • Perusahaan mengalami pemangkasan karyawan yang signifikan setelah akuisisi, yang berdampak pada berbagai divisi.
Jakarta, Indonesia - Tokopedia yang selama ini menjadi salah satu platform ecommerce terbesar di Indonesia dikabarkan akan diganti dengan aplikasi khusus TikTok Shop yang terpisah dari aplikasi TikTok. Informasi ini berasal dari beberapa narasumber serta konfirmasi dari tim teknologi Tokopedia dan TikTok E-commerce Indonesia.
ByteDance, induk usaha TikTok, telah mengambil alih mayoritas saham Tokopedia sejak Januari 2024 dan melakukan perubahan struktur organisasi yang cukup besar termasuk pengurangan karyawan hingga lebih dari 400 orang dalam setahun terakhir. Hal ini menandai perubahan besar di dalam perusahaan.
Kabar penutupan aplikasi Tokopedia muncul bersamaan dengan penggeseran posisi CEO Melissa Siska Juminto menjadi komisaris, yang menunjukkan adanya perubahan kepemimpinan dan strategi baru dalam mengelola platform ecommerce di bawah ByteDance.
TikTok sendiri memberi insentif iklan hingga 30% khusus untuk pedagang dari China di platform TikTok Shop, tetapi insentif tersebut tidak diberikan kepada pedagang Indonesia, yang memicu pro dan kontra di kalangan pelaku usaha lokal.
Meskipun TikTok dikategorikan sebagai aplikasi media sosial, mereka berhasil mencatat nilai transaksi terbesar di Indonesia, mengungguli Tokopedia dan aplikasi retail lain, yang semakin memperkuat alasan mengintegrasikan Tokopedia ke dalam TikTok Shop sebagai bagian strategi yang lebih besar.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260130125136-37-706688/aplikasi-tokopedia-disebut-mau-ditutup-diganti-tiktok-shop

Analisis Ahli

William Tanuwijaya
"Penggabungan Tokopedia ke dalam TikTok Shop memang sebuah langkah transformasi yang diperlukan untuk mengikuti tren pasar global, tetapi harus mempertimbangkan dampak sosial terhadap karyawan dan pelaku bisnis lokal."
Nadiem Makarim
"Inovasi dalam ecommerce berbasis platform media sosial adalah masa depan, namun regulasi yang adil harus diterapkan untuk menjamin persaingan dan ekosistem bisnis yang sehat."

Analisis Kami

"Keputusan menggabungkan ecommerce dalam ekosistem TikTok Shop tampak sebagai langkah strategis untuk memaksimalkan potensi audiens dan teknologi ByteDance yang sudah luas. Namun, pemangkasan besar-besaran dan ketidaksetaraan insentif untuk pedagang lokal dapat mengancam keberlanjutan bisnis lokal dan menimbulkan ketegangan pasar ecommerce Indonesia."

Prediksi Kami

Tokopedia kemungkinan akan dihentikan sebagai aplikasi terpisah dan digantikan oleh ekosistem ecommerce khusus TikTok Shop, dengan fokus kuat pada integrasi penjualan langsung di platform TikTok, yang dapat menyebabkan perubahan besar dalam ekosistem ecommerce Indonesia.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa rencana TikTok terkait aplikasi Tokopedia?
A
TikTok berencana untuk mengganti aplikasi Tokopedia dengan aplikasi khusus e-commerce yang terpisah dari TikTok.
Q
Siapa yang menggantikan Melissa Siska Juminto di posisi CEO Tokopedia?
A
Melissa Siska Juminto digantikan dari posisi CEO menjadi komisaris.
Q
Berapa banyak karyawan yang terdampak PHK di Tokopedia?
A
Sekitar 420 karyawan terdampak PHK di Tokopedia hingga Agustus 2025.
Q
Apa insentif yang diberikan TikTok kepada pedagang China?
A
TikTok memberikan insentif subsidi iklan hingga 30 persen bagi pedagang China, tetapi tidak kepada pedagang Indonesia.
Q
Apa posisi posisi Tokopedia dalam hal jumlah unduhan aplikasi di Indonesia?
A
Tokopedia adalah aplikasi retail dengan jumlah download ketiga terbesar di Indonesia.