
Courtesy of CNBCIndonesia
Genetik dan Faktor Eksternal Bersama-sama Tentukan Umur Panjang Manusia
Menjelaskan bahwa umur panjang dipengaruhi oleh genetik dan faktor eksternal serta memperbarui pemahaman tentang kontribusi gen dalam menentukan lama hidup melalui studi orang kembar dengan metode matematika modern.
02 Feb 2026, 20.20 WIB
9 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Gen berkontribusi sekitar 50% terhadap umur panjang seseorang.
- Mortalitas ekstrinsik, seperti penyakit menular dan kecelakaan, memiliki dampak signifikan terhadap harapan hidup.
- Penelitian ini menggambarkan pentingnya faktor kebetulan dalam menentukan durasi hidup manusia.
Jakarta, Indonesia - Penelitian terbaru dari Institut Sains Weizmann di Israel mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi lamanya seseorang hidup. Selain gaya hidup dan kebetulan, genetik berperan penting hingga sekitar 50% dalam menentukan umur manusia.
Para peneliti menggunakan data dari orang kembar untuk mempelajari pengaruh gen dan faktor eksternal seperti kecelakaan dan penyakit menular yang belum diperhitungkan dalam studi sebelumnya. Mortalitas ekstrinsik ini kini dihitung dengan rumus matematika baru.
Studi menunjukkan bahwa penyebab kematian luar tubuh, seperti penyakit yang dulu sulit diobati, kini jauh berkurang berkat kemajuan medis, sehingga mortalitas ekstrinsik berkurang drastis dibanding masa lalu.
Penelitian juga menegaskan bahwa ada gen tertentu yang bisa melindungi seseorang dari penyakit serius, sehingga memungkinkan umur panjang melebihi 100 tahun. Namun, usia panjang biasanya dipengaruhi oleh ribuan gen sekaligus.
Dengan data dan metode yang inovatif ini, para ilmuwan dapat lebih tepat mengukur kontribusi gen dan faktor eksternal terhadap harapan hidup, membuka jalan untuk riset kesehatan yang lebih akurat dan solusi pencegahan penyakit yang efektif.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260202160752-37-707444/peneliti-israel-sebut-50-umur-manusia-sudah-ditentukan-di-kandungan
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260202160752-37-707444/peneliti-israel-sebut-50-umur-manusia-sudah-ditentukan-di-kandungan
Analisis Ahli
Ben Shenhar
"Gen memiliki peran besar dalam menentukan umur panjang, tapi faktor kebetulan dan lingkungan harus dipertimbangkan untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat."
Uri Alon
"Studi kembar lama kurang akurat karena tidak memasukkan alasan kematian yang variatif, sehingga penelitian ini membuka cara baru dalam mempelajari harapan hidup."
Analisis Kami
"Penelitian ini memberikan perspektif penting tentang kompleksitas umur panjang yang selama ini terlalu difokuskan pada genetik semata. Memasukkan faktor eksternal seperti mortalitas ekstrinsik membuat hasil studi ini lebih realistis dan aplikatif untuk memahami variasi umur hidup manusia di dunia nyata."
Prediksi Kami
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pengaruh gen dan faktor eksternal, penelitian umur panjang akan semakin maju, memungkinkan pengembangan terapi dan strategi pencegahan yang lebih efektif untuk memperpanjang harapan hidup manusia.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang ditemukan oleh para peneliti dari Institut Sains Weizmann mengenai umur panjang?A
Para peneliti menemukan bahwa gen berkontribusi sekitar 50% terhadap faktor umur panjang.Q
Apa saja faktor yang mempengaruhi umur panjang menurut penelitian ini?A
Faktor yang mempengaruhi umur panjang termasuk gaya hidup, gen, dan faktor kebetulan.Q
Bagaimana mortalitas ekstrinsik mempengaruhi harapan hidup?A
Mortalitas ekstrinsik, yang mencakup penyebab kematian dari luar tubuh seperti penyakit menular, berpengaruh signifikan terhadap harapan hidup.Q
Siapa penulis utama penelitian ini dan apa fokus penelitiannya?A
Penulis utama penelitian ini adalah Ben Shenhar, yang memfokuskan penelitiannya pada hubungan antara gen dan umur panjang.Q
Apa dampak gen pada umur panjang yang dijelaskan dalam artikel?A
Gen dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit atau sebaliknya, menyebabkan cacat yang memperpendek umur.




