Krisis Literasi Mahasiswa Gen Z: Tantangan Besar Pendidikan Tinggi Saat Ini
Courtesy of CNBCIndonesia

Krisis Literasi Mahasiswa Gen Z: Tantangan Besar Pendidikan Tinggi Saat Ini

Mengungkap masalah penurunan kemampuan literasi mahasiswa Gen Z dan bagaimana hal ini berdampak pada dunia pendidikan tinggi serta menunjukkan perlunya perubahan struktural dalam sistem pendidikan.

07 Feb 2026, 09.45 WIB
169 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Kemampuan literasi di kalangan mahasiswa Gen Z semakin menurun.
  • Perubahan metode pengajaran diperlukan untuk menyesuaikan dengan kemampuan membaca mahasiswa saat ini.
  • Faktor struktural dalam sistem pendidikan perlu diperbaiki untuk meningkatkan kemampuan literasi generasi mendatang.
Jakarta, Amerika Serikat - Di Amerika Serikat, dunia pendidikan tinggi sedang menghadapi masalah besar dengan kemampuan membaca mahasiswa dari generasi Gen Z yang semakin menurun. Banyak mahasiswa tidak mampu memahami teks panjang ataupun materi yang membutuhkan literasi tingkat lanjut. Hal ini sangat mengganggu proses pembelajaran di universitas ternama.
Profesor di beberapa kampus besar seperti Pepperdine University dan University of Notre Dame melaporkan bahwa mereka sulit memberikan tugas membaca karena mahasiswa tidak bisa mengikuti. Beberapa dosen bahkan memilih menurunkan standar dengan menghilangkan tugas membaca di luar kelas, namun ini tidak sepenuhnya mengatasi masalah.
Penurunan kemampuan literasi ini dipicu oleh beberapa faktor, seperti sistem pendidikan yang semakin rapuh, gangguan selama pandemi Covid-19, serta perubahan kebiasaan konsumsi informasi yang berganti dari teks ke video dan audio. Kebiasaan membaca mendalam yang dulu biasa dilakukan kini semakin tergantikan oleh ringkasan singkat dan penggunaan AI.
Data nasional menunjukkan bahwa dalam 20 tahun terakhir, jumlah warga dewasa di AS yang membaca untuk hiburan turun sebanyak 40 persen. Survei juga menunjukkan banyak orang dewasa memiliki kemampuan baca pada level terendah. Ini menandakan bahwa masalah literasi bukan hanya dialami oleh mahasiswa tetapi juga masyarakat secara luas.
Jika masalah ini tidak segera diatasi melalui perubahan besar dalam sistem pendidikan, maka generasi muda ke depan akan terus mengalami kesulitan dalam literasi dan kualitas pendidikan akan menurun. Hal ini bisa berdampak serius pada kemampuan mereka bersaing dan berkontribusi di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260207091811-37-709043/aneh-tapi-nyata-banyak-gen-z-masuk-kuliah-tak-bisa-baca-dosen-nyerah

Analisis Ahli

Jessica Hooten Wilson
"Mahasiswa Gen Z kesulitan memahami bahkan kalimat, sehingga harus dilakukan pembacaan bersama di kelas agar mereka bisa mengikuti materi."
Timothy O'Malley
"Beban tugas membaca yang berat sudah tidak mungkin dilakukan oleh mahasiswa saat ini dan mereka lebih mengandalkan ringkasan AI serta pola membaca scanning."

Analisis Kami

"Krisis literasi yang dialami mahasiswa Gen Z bukan hanya masalah individu, tapi merupakan refleksi kegagalan sistem pendidikan dan perubahan budaya baca yang drastis. Tanpa adaptasi metode pembelajaran yang lebih inovatif dan dukungan kebijakan kuat, masalah ini akan semakin sulit diatasi di masa depan."

Prediksi Kami

Jika tanpa perubahan besar dalam sistem pendidikan, generasi mendatang akan terus mengalami penurunan kemampuan literasi yang semakin parah, sehingga dapat berimbas negatif terhadap kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menjadi masalah utama di dunia pendidikan tinggi di AS saat ini?
A
Masalah utama adalah penurunan kemampuan membaca dan memahami literasi di kalangan mahasiswa Gen Z.
Q
Siapa Jessica Hooten Wilson dan apa pandangannya tentang mahasiswa Gen Z?
A
Jessica Hooten Wilson adalah profesor sastra di Pepperdine University yang mengamati bahwa mahasiswa Gen Z kesulitan berpikir kritis dan membaca kalimat.
Q
Mengapa profesor Timothy O'Malley menurunkan ekspektasi akademik dalam tugas membaca?
A
Ia menurunkan ekspektasi akademik karena mahasiswa sering kali tidak mampu menangani jumlah bacaan yang banyak.
Q
Apa penyebab penurunan kemampuan literasi di kalangan mahasiswa Gen Z?
A
Penyebabnya termasuk sistem pendidikan yang rapuh, gangguan belajar selama pandemi, dan perubahan kebiasaan konsumsi informasi dari teks ke format audio dan video.
Q
Bagaimana pandemi Covid-19 mempengaruhi proses belajar mahasiswa?
A
Pandemi Covid-19 mengganggu proses belajar dan berkontribusi pada penurunan kemampuan literasi.