Pomodo Logo IconPomodo Logo Icon
Tanya PomodoSemua Artikel
Semua
Fokus
Teknologi

Robot Humanoid China Mencapai Tonggak Signifikan

Share

Perusahaan-perusahaan di China meluncurkan robot humanoid baru dengan kemampuan gerakan menyerupai manusia dan desain yang terjangkau, membuka jalan bagi penggunaan di rumah dan sekolah.

04 Agt 2025, 20.00 WIB

OpenMind Membangun Sistem Operasi Robot Humanoid untuk Interaksi Manusia Lebih Baik

OpenMind Membangun Sistem Operasi Robot Humanoid untuk Interaksi Manusia Lebih Baik
Banyak perusahaan lebih fokus membangun robot dan komponennya, tapi OpenMind dari Silicon Valley mengembangkan perangkat lunak untuk robot humanoid yang berfungsi sebagai sistem operasi. Sistem ini disebut OM1 dan dibandingkan dengan Android untuk robot karena open-source dan tidak tergantung pada perangkat keras tertentu. Jan Liphardt, pendiri OpenMind yang juga profesor Stanford, mengatakan bahwa robot humanoid sudah lama mampu melakukan tugas berulang, tapi kini robot harus mampu berinteraksi dengan manusia secara lebih natural, seperti saat robot berada di rumah kita. Untuk itu diperlukan sistem operasi yang memungkinkan robot berpikir dan berperilaku lebih manusiawi. OpenMind meluncurkan protokol FABRIC yang memungkinkan robot memverifikasi identitas dan berbagi informasi satu sama lain dengan cepat. Ini memungkinkan robot saling belajar dan mempercepat kemampuan mereka tanpa harus diajarkan langsung oleh manusia, misalnya dalam belajar berbagai bahasa. Perusahaan berencana mengirimkan 10 robot anjing yang menjalankan OM1 pada September mendatang dan sangat terbuka terhadap masukan pengguna untuk memperbaiki dan mengembangkan teknologi mereka lebih cepat. Pendekatan ini menunjukkan komitmen OpenMind dalam menguji langsung teknologi mereka di rumah pengguna. OpenMind baru saja mendapatkan pendanaan sebesar Rp 328.90 miliar ($20 juta) dari berbagai investor strategis seperti Pantera Capital dan Coinbase Ventures. Fokus utama perusahaan ke depan adalah memasukkan teknologi mereka ke rumah-rumah dan terus berinovasi berdasarkan umpan balik pengguna untuk mencari peluang terbaik dalam pemanfaatan robot.
04 Agt 2025, 19.21 WIB

Robot Humanoid Adam dan Adam-U Tampil Mengagumkan di WAIC 2025

Robot Humanoid Adam dan Adam-U Tampil Mengagumkan di WAIC 2025
PNDbotics memperkenalkan dua robot canggih, Adam dan Adam-U, di konferensi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2025 di Shanghai, Cina. Robot humanoid Adam memiliki tinggi sekitar 1,67 meter dan dapat bergerak dengan sangat luwes seperti manusia berkat teknologi penggerak khusus dan algoritma pembelajaran kuat. Sementara itu, Adam-U adalah versi robot stasioner yang berfungsi sebagai platform data untuk pengumpulan informasi gerak tubuh secara presisi. Robot ini dilengkapi dengan 31 derajat kebebasan dan berbagai sensor yang memungkinkan pelatihan AI untuk mengenali serta meniru gerakan manusia secara detail. Adam mendapatkan sorotan khusus ketika tampil secara langsung bersama band dari Hu Yutong dengan memainkan instrumen keytar. Penampilan ini menggabungkan dunia musik dan teknologi robotik yang mengesankan pengunjung WAIC 2025. Adam-U dikembangkan lewat kolaborasi antara PNDbotics, Noitom Robotics, dan Inspire Robots, dan sudah bisa dipesan dengan harga sekitar 45.000 dolar AS. Robot ini terutama ditujukan untuk riset akademik dan pengembangan sistem robotik cerdas dengan tingkat presisi tinggi. Kedua robot ini menunjukkan teknologi terbaru dalam penggerak, pengolahan data gerak, dan kecerdasan buatan. PNDbotics terus menyempurnakan aspek dinamis dan modularitas robot agar bisa diaplikasikan secara lebih luas di berbagai kondisi dan tugas dunia nyata.
04 Agt 2025, 18.00 WIB

Festival Robot di Beijing Tawarkan Subsidi Besar dan Toko Khusus Baru

Festival Robot di Beijing Tawarkan Subsidi Besar dan Toko Khusus Baru
E-Town, kawasan teknologi tinggi di Beijing, mengadakan festival belanja khusus robot yang berlangsung hingga tanggal 17 Agustus. Festival ini menampilkan produk robot dari berbagai perusahaan teknologi terkemuka di Tiongkok. Event ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemanfaatan teknologi robot di masyarakat dan industri. Sebagai bagian dari festival, sebuah toko baru yang khusus menjual dan merawat robot akan dibuka di E-Town. Di toko ini, pengunjung bisa membeli robot dari merek terkenal seperti Unitree Robotics, UBTech Robotics, dan produk unik lainnya termasuk robot humanoid dan AI canggih. Untuk menarik lebih banyak pembeli, festival ini menawarkan berbagai insentif. Pelanggan perusahaan yang membeli robot senilai lebih dari 5 juta yuan bisa mendapatkan subsidi hingga 250.000 yuan. Sementara itu, pembeli individu juga mendapat potongan harga apabila pembelian di atas 10.000 yuan. Selain penjualan langsung, festival ini juga menjangkau pelanggan secara online melalui JD.com, salah satu pasar digital terbesar di Tiongkok yang berlokasi di E-Town. JD.com menyediakan kanal khusus dengan lebih dari 680 model robot dari 63 merek berbeda, memperluas pilihan bagi konsumen. Melalui acara ini, pemerintah dan perusahaan besar di Tiongkok berupaya mempercepat perkembangan dunia robotik dan AI. Festival ini tidak hanya sebagai momen promosi, tapi juga sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi Tiongkok sebagai pusat robotika dan teknologi dunia.
03 Agt 2025, 14.45 WIB

Persiapan Robot Humanoid T1 Menjelang Pertandingan Global Pertama WHRG 2025

Persiapan Robot Humanoid T1 Menjelang Pertandingan Global Pertama WHRG 2025
Robot humanoid T1 buatan Booster Robotics sedang berlatih keras di National Speed Skating Oval, Beijing, untuk persiapan ajang World Humanoid Robot Games (WHRG) pertama yang akan dimulai pada 15 Agustus 2025. Kompetisi ini menghadirkan lebih dari 20 negara yang berpartisipasi dalam berbagai cabang olahraga unik dan simulasi tugas industri yang semuanya dilakukan oleh robot humanoid. T1 dan dua rekannya merupakan bagian dari tim Hephaestus Universitas Tsinghua yang sebelumnya meraih medali emas dalam kategori humanoid ukuran dewasa di RoboCup Humanoid League ke-28 di Brasil. Prestasi ini menunjukkan tingkat kemajuan signifikan yang telah dicapai oleh tim ini dalam bidang robotika humanoid. Para pakar robotika melihat kompetisi ini tidak hanya sebagai tontonan futuristik, melainkan sebagai langkah penting untuk mempercepat aplikasi praktis robot di industri, layanan medis, dan ruang publik. Booster Robotics memilih sepak bola sebagai media latihan agar robot mengasah kemampuan persepsi visual, pengambilan keputusan, dan kontrol gerak yang sangat diperlukan robot di dunia nyata. Namun, tantangan bagi robot tetap ada, misalnya sensitivitas terhadap kondisi lapangan seperti kekerasan permukaan dan kemiringan yang dapat mempengaruhi performa robot. Oleh karena itu, tim Hephaestus tengah mengembangkan dan menyempurnakan perangkat lunak navigasi agar robot lebih fleksibel dan adaptif di berbagai medan. China berharap melalui kompetisi ini dapat mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin teknologi robotika humanoid global, serta menunjukkan potensi konkret hasil kolaborasi antara teknologi tinggi dan olahraga yang mendukung penerapan robot secara nyata dalam kehidupan manusia.
01 Agt 2025, 20.08 WIB

LimX Oli: Robot Humanoid Modular untuk Dukung Riset AI dan Otomatisasi Industri

LimX Oli: Robot Humanoid Modular untuk Dukung Riset AI dan Otomatisasi Industri
LimX Dynamics, perusahaan robotika asal Shenzhen, Tiongkok, mengenalkan robot humanoid bernama LimX Oli yang dirancang untuk mendukung pengembangan kecerdasan buatan dan otomatisasi di berbagai bidang. Robot ini hadir dalam tiga varian dengan fitur modular dan kemampuan mobilitas penuh sehingga cocok untuk riset dan aplikasi nyata. Oli memiliki 31 derajat kebebasan dan desain yang memungkinkan penggunanya mengakses data sensor, kontrol sendi, serta penjadwalan tugas secara penuh lewat SDK yang terbuka. Hal ini membuatnya sebagai alat pengembangan yang kuat bagi peneliti dan integrator sistem yang ingin mempercepat inovasi robotik humanoid. Dalam video demonstrasi, Oli menunjukkan kemampuannya melakukan berbagai gerakan manusia seperti angkat beban, berlatih kungfu, bekerja di gudang, hingga menari. Robot ini juga dapat berganti lengan dengan alat yang berbeda sehingga dapat menjalankan beragam tugas dalam berbagai situasi dengan lancar. Selain tampilannya yang menarik, Oli dapat menyesuaikan diri dan memulihkan keseimbangan saat didorong atau dipukul, menandakan teknologi kontrol gerak dan stabilisasi yang canggih. Model lainnya, CL-3, juga telah dibuktikan mampu navigasi dan melakukan gerakan kompleks secara mandiri. LimX Dynamics memberikan solusi pra-bangun yang membantu pengembang fokus pada integrasi dan aplikasi AI tanpa harus membuat perangkat keras dari awal. Robot ini menjadi langkah penting menuju otomatisasi humanoid yang dapat digunakan secara luas di manufaktur, logistik, dan sektor lain.
01 Agt 2025, 12.00 WIB

Future Era: Toko Robot '6S' Pertama di Dunia Hadir di Shenzhen

Di kota Shenzhen, Cina, sebuah toko robot baru bernama Future Era baru saja dibuka di distrik Longgang. Toko ini tidak seperti toko biasanya, karena menampilkan berbagai jenis robot mulai dari asisten humanoid hingga robot pengantar makanan dan mesin pijat yang menarik perhatian banyak pengunjung. Industri robotika di Tiongkok berkembang dengan sangat cepat dan kini mulai mengincar pasar konsumen dan layanan yang sangat luas. Future Era mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda dengan konsep ‘6S’, yang merupakan pengembangan dari konsep ‘4S’ tradisional dalam penjualan favoritnya. Konsep ‘6S’ yang dibawa toko ini menambahkan layanan leasing (sewa) dan kustomisasi robot ke dalam layanan tradisional seperti showroom, penjualan, suku cadang, dan layanan pelanggan. Hal ini memungkinkan pelanggan untuk tidak hanya membeli, namun juga menyewa atau membangun robot mereka sendiri. Beberapa perusahaan robot yang robotnya dipamerkan di toko ini antara lain Unitree Robotics dari Hangzhou, serta Engine AI dan Leju Robot dari Shenzhen. Mereka juga menawarkan harga sewa harian yang bervariasi antara 5.000 hingga 20.000 yuan, setara sekitar USRp 11.43 juta ($695) hingga USRp 45.73 ribu ($2.781) . Toko ini menjadi tempat bertemunya para pelaku bisnis, investor, dan penggemar teknologi yang ingin berdiskusi peluang kerja sama atau membeli robot, sekaligus memberikan gambaran masa depan yang cerah untuk pasar robot di Tiongkok dengan pendekatan yang sangat inovatif.
31 Jul 2025, 18.12 WIB

Robot Humanoid Mornine Tunjukkan Kemampuan Buka Pintu Mobil Secara Mandiri

AiMOGA Robotics berhasil mengembangkan robot humanoid bernama Mornine yang mampu membuka pintu mobil secara autonom di dealer Chery di China. Keberhasilan ini menunjukkan kemajuan besar dalam kecerdasan buatan terwujud di dunia nyata tanpa campur tangan manusia. Mornine menggunakan sensor canggih seperti 3D LiDAR dan kamera, serta model visual-bahasa untuk mendeteksi posisi pintu dan gagang secara real time. Robot ini tidak diprogram secara eksplisit mengenali gagang pintu, melainkan belajar sendiri melalui jutaan siklus simulasi reinforcement learning. Teknologi Sim2Real memungkinkan kemampuan Mornine yang dilatih di simulasi dipindahkan dengan efektif ke lingkungan dunia nyata. Selain membuka pintu, Mornine juga dapat membantu menyambut pelanggan, menjelaskan mobil, hingga mengantarkan barang di dealer. Awal mula Mornine adalah konsep virtual yang menarik perhatian generasi muda. Dengan perpaduan teknologi AI, robot ini berkembang menjadi asisten penjualan humanoid yang mampu berinteraksi dengan penggunaan bahasa alami dan kontrol gerak penuh dari badan. Pada April 2025, Mornine mulai bertugas secara komersial di dealer Omoda di Kuala Lumpur, menandai sejarah baru layanan robotik di bidang ritel otomotif yang menggabungkan AI, robotika, dan kemampuan interaksi manusia.
30 Jul 2025, 18.33 WIB

Skild Brain: Model AI Revolusioner Untuk Robot Pintar dan Adaptif

Skild AI adalah startup yang mengembangkan model kecerdasan buatan bernama Skild Brain yang bisa dipasang pada berbagai jenis robot, mulai dari robot pabrik biasa hingga robot menyerupai manusia. Model ini memungkinkan robot untuk berpikir, bernavigasi, dan merespons lingkungan seperti manusia, membuatnya jauh lebih pintar dan fleksibel daripada robot yang hanya mengerjakan satu tugas saja. Dalam demonstrasi yang dilakukan Skild AI, robot memamerkan kemampuan mengesankan seperti naik tangga, menjaga keseimbangan meski didorong atau ditendang, dan mengambil benda dari ruang yang penuh barang. Semua itu menunjukkan bahwa Skild Brain membuat robot bisa mengerti ruang dan beradaptasi jika keadaan berubah mendadak. Salah satu tantangan terbesar dalam membuat model AI robotik adalah tidak adanya data robotik dalam jumlah besar yang bisa digunakan untuk melatih model. Berbeda dengan model visi dan bahasa yang bisa menggunakan gambar dan teks dari internet, data robot memang sangat terbatas dan mahal untuk dikumpulkan. Skild AI mengatasi masalah ini dengan menggabungkan simulasi, video aksi manusia, dan data nyata dari robot yang sudah memakai model mereka. Model Skild Brain juga memiliki fitur keselamatan, seperti pembatasan daya supaya robot tidak memberikan gaya terlalu kuat yang bisa berbahaya. Co-founder dan ahli robotika Deepak Pathak dan Abhinav Gupta menjelaskan bahwa robot yang menggunakan model ini bisa saling mengirim data pembelajaran untuk memperbaiki kemampuan mereka secara berkelanjutan, seperti sebuah otak bersama. Tim Skild AI terdiri dari orang-orang berpengalaman dari perusahaan teknologi terkemuka seperti Meta, Tesla, dan Nvidia. Startup ini didukung oleh investor terkenal termasuk Lightspeed Venture Partners, Sequoia Capital, dan Jeff Bezos, setelah mendapatkan pendanaan Seri A senilai 300 juta dolar dengan valuasi 1,5 miliar dolar. Dengan Skild Brain, masa depan robot pintar yang sangat adaptif dan serbaguna semakin dekat.
30 Jul 2025, 17.55 WIB

Pertarungan Robot Humanoid di WAIC 2025 Tampilkan Kemajuan Teknologi China

Pada World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2025 di Shanghai, China, berbagai perusahaan robotika terkemuka memamerkan kemajuan teknologi mereka, terutama melalui pertarungan robot humanoid yang memukau penonton dengan kecepatan dan presisinya. Unitree Robotics menyajikan pertarungan dua robot humanoid G1 yang berlangsung lebih dari dua menit dengan gerakan menyerang dan bertahan menyerupai manusia, mendapatkan sambutan hangat dari para pengunjung dan menjadi perbincangan viral di media sosial. Selain Unitree, berbagai perusahaan seperti Fourier Intelligence, AgiBot, dan Deep Robotics menampilkan lebih dari 150 robot dan 60 model baru dengan fitur canggih, memperjelas posisi China dalam inovasi robotika dan kecerdasan terwujud. Inovasi juga meliputi integrasi model bahasa besar dari Tencent Robotics X yang membuat robot dapat beradaptasi dan mengenali lingkungan dengan baik, sehingga membuka peluang aplikasi nyata di industri seperti manufaktur, layanan, dan logistik. Para ahli menilai bahwa perkembangan robotik China sangat cepat dengan potensi besar untuk diterapkan di berbagai sektor dan berpeluang menjadi pemimpin global dalam standar robotika, terutama didukung investasi besar dan ekspansi ke pasar internasional.
29 Jul 2025, 23.22 WIB

Lonjakan Permintaan Robot Humanoid di China Dorong Produksi Massal Tahun Ini

Pada tahun ini, permintaan terhadap robot humanoid dari berbagai perusahaan di China mulai meningkat dengan cepat. Beberapa produsen robot sudah mulai memproduksi robot dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang. China menunjukkan ambisi besar dalam pengembangan industri robotika. Hal ini terlihat dalam pameran di World Artificial Intelligence Conference (WAIC) di Shanghai, di mana berbagai jenis robot buatan produsen terkemuka ditampilkan. Berbagai perusahaan dan pusat inovasi di China seperti AgiBot, Unitree Robotics, dan Robotics X Lab Tencent berperan penting dalam kemajuan teknologi robot humanoid yang kini semakin canggih. Meskipun kemajuan pesat, pengembangan robot humanoid untuk penggunaan nyata menghadapi tantangan besar. Standar tinggi dan kebutuhan aplikasi yang beragam menuntut inovasi teknologi yang kuat serta rekayasa yang matang. Dukungan pemerintah China yang mendorong penggunaan robot di perusahaan milik negara ikut mempercepat pertumbuhan industri ini dan mempersiapkan era robot humanoid yang bisa digunakan lebih luas di masyarakat.
Setelahnya

Baca Juga

  • Strategi AI Meta Menghadapi Tantangan: Menghentikan Pengeluaran AI dan Kerjasama yang Tegang

  • Peningkatan Serangan Siber yang Didukung Negara Memacu Pertumbuhan Perusahaan Keamanan Siber

  • Robot Humanoid Canggih dari China Mengubah Industri dan Budaya

  • China Memperkenalkan Chip 6G Universal Pertama di Dunia dengan Kecepatan 100 Gbps

  • Peningkatan Serangan Siber yang Didukung Negara Mendorong Pertumbuhan Perusahaan Keamanan Siber