
NASA menunda peluncuran Artemis II, misi yang berencana mengirim empat astronot mengelilingi bulan, setelah ditemukan kebocoran bahan bakar hidrogen saat simulasi peluncuran roket Space Launch System (SLS). Masalah ini menyebabkan peluncuran yang semula dijadwalkan bulan Februari harus ditunda hingga Maret atau April 2024. Simulasi peluncuran yang disebut wet dress rehearsal bertujuan untuk memastikan kesiapan semua sistem roket sebelum peluncuran resmi dilakukan.
Kebocoran bahan bakar yang terjadi pada Artemis II sangat mirip dengan masalah yang dialami roket yang sama pada misi Artemis I di tahun 2022. Proses pengisian bahan bakar roket yang melibatkan liquid hydrogen dan liquid oxygen sangat sensitif, dan suhu dingin ekstrim selama beberapa hari terakhir juga memperumit proses tersebut. Akibatnya, terjadi beberapa gangguan teknis, termasuk komunikasi yang tidak stabil serta perlunya memperbaiki beberapa komponen roket dan kapsul.
Misi Artemis II adalah langkah penting dalam Program Artemis NASA untuk mengembalikan manusia ke bulan setelah lebih dari 50 tahun. Jika berhasil, misi ini akan menguji berbagai sistem penting di luar angkasa, termasuk membawa kembali data penting untuk persiapan misi Artemis III yang ditargetkan membawa manusia mendarat kembali di permukaan bulan pada tahun 2028. Artemis II juga menandai misi dimana NASA akan mengirimkan wanita pertama dan pria kulit hitam pertama ke bulan.
Empat astronot yang akan terbang dalam misi ini, termasuk tiga dari NASA dan satu dari Canadian Space Agency, telah menjalani masa karantina sejak akhir Januari untuk memastikan kondisi kesehatan mereka optimal menjelang peluncuran. Namun karena penundaan ini, mereka saat ini telah keluar dari karantina sementara dan akan kembali menjalani protokol tersebut beberapa minggu sebelum jadwal peluncuran berikutnya. NASA menegaskan bahwa keselamatan seluruh kru adalah prioritas utama.
NASA akan mengadakan konferensi pers pada tanggal 3 Februari untuk memberikan detail temuan dari simulasi peluncuran ini. Masyarakat dan penggemar luar angkasa dapat mengikuti berita langsung melalui saluran YouTube resmi NASA yang juga menyiarkan kondisi terkini Artemis II di landasan peluncuran di Kennedy Space Center. NASA berkomitmen untuk hanya meluncurkan misi ini saat semua sistem dan kru benar-benar siap.