
Prancis meluncurkan inisiatif besar bernama Choose France for Science yang menyediakan dana lebih dari €30 juta untuk menarik ilmuwan asing, terutama dari Amerika Serikat, ke negara mereka. Tujuan utama program ini adalah menawarkan kebebasan akademik yang lebih besar bagi para peneliti yang merasa tertekan akibat perubahan kebijakan di AS.
Sebanyak 46 ilmuwan telah menerima dana ini, dengan mayoritas berasal dari AS dan hampir semuanya pindah ke institusi riset di Prancis, khususnya di Paris dan Aix-Marseille University. Salah satu ilmuwan yang menerima dana adalah Zhongkai Tao, seorang matematikawan yang pindah ke Institut des Hautes Études Scientifiques di Paris.
Inisiatif ini merupakan reaksi atas pemotongan dana penelitian, pembatasan kerjasama internasional, dan tindakan administratif yang menghambat peneliti di AS selama masa pemerintahan Presiden Donald Trump. Para peneliti di AS merasa moral dan semangat mereka menurun sehingga mencari peluang di luar negeri.
Selain mendapatkan dana penelitian yang besar, para ilmuwan juga tertarik karena kualitas institusi riset di Prancis dan komunitas ilmiah yang kuat di bidangnya. Program ini memprioritaskan peneliti yang fokus pada isu penting seperti perubahan iklim, keanekaragaman hayati, dan keberlanjutan masyarakat.
Meski hanya puluhan ilmuwan yang berpindah, langkah ini menandai persaingan global dalam menarik talenta riset terbaik. Prancis dan Uni Eropa berambisi memperkuat posisi mereka dalam dunia sains dengan menyediakan lingkungan riset yang lebih stabil dan mendukung daripada yang ditawarkan AS saat ini.