
Pemerintah Tiongkok kini semakin gencar mendukung perusahaan-perusahaan obat yang menggunakan kecerdasan buatan sebagai bagian dari strategi mereka untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi asing dan membangun ekosistem bioteknologi yang mandiri. Melalui investasi besar dari dana yang berhubungan dengan pemerintah, perusahaan-perusahaan ini dapat berkembang lebih cepat dan mendekati tahap komersialisasi produk.
Salah satu perusahaan yang menonjol adalah METiS TechBio, yang berbasis di Hangzhou dan didirikan pada tahun 2020. METiS berhasil membawa produk obat AI mereka, yaitu MTS-004, ke tahap akhir uji klinis fase III. Ini adalah pencapaian penting karena menandai kemajuan nyata teknologi AI dalam pengembangan obat di Tiongkok.
Obat MTS-004 yang dikembangkan oleh METiS menggunakan platform AI yang fokus pada pengoptimalan cara pengantaran obat. Obat ini ditargetkan untuk pengobatan gangguan neurologis dan menjadi kandidat obat AI pertama di Tiongkok yang memasuki tahap uji klinis akhir, yang memberikan harapan besar bagi pasar kesehatan nasional.
Investasi yang didapat perusahaan ini berasal dari beberapa dana yang berhubungan dengan pemerintah seperti Beijing Medical and Health Industry Investment Fund dan Daxing Industrial Investment Fund. Selain itu, dana dari perusahaan asuransi besar dan investor ventura domestik juga turut memberikan modal sehingga total pendanaan sejak 2022 sudah mencapai ratusan juta dolar AS.
Untuk memperbesar modal dan mempercepat pengembangan, METiS juga sedang mempertimbangkan melakukan penawaran umum perdana di Hong Kong yang dapat menarik dana hingga 200 juta dolar AS. Perusahaan berniat mengajukan persetujuan regulasi untuk obat ini di Tiongkok pada tahun ini, menandai langkah lebih dekat ke pemanfaatan komersial.