Paparan BPA Dosis Rendah Saat Janin Picu Perubahan Gen dan Risiko Penyakit
Courtesy of CNBCIndonesia

Paparan BPA Dosis Rendah Saat Janin Picu Perubahan Gen dan Risiko Penyakit

Menjelaskan dampak paparan BPA dosis rendah selama masa janin terhadap perubahan permanen pada metabolisme, sistem kekebalan, dan risiko penyakit, serta memperkuat pentingnya pengurangan penggunaan BPA dalam kemasan makanan untuk menekan risiko kesehatan.

13 Feb 2026, 20.30 WIB
206 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Paparan bisfenol A bahkan dalam dosis rendah dapat menyebabkan perubahan signifikan pada metabolisme dan sistem kekebalan.
  • Temuan penelitian menunjukkan perbedaan dampak antara laki-laki dan perempuan yang terpapar BPA.
  • Pengurangan penggunaan BPA dalam kemasan makanan dapat membantu menekan risiko kesehatan di masa depan.
Jakarta, Indonesia - Bisfenol A atau BPA adalah bahan kimia yang sering ditemukan dalam kemasan makanan dan memiliki efek seperti hormon estrogen. Meskipun sudah dibatasi, BPA masih ada di banyak produk dan bisa berdampak buruk pada kesehatan jika terpapar sejak dalam kandungan.
Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa paparan BPA hingga dosis sangat rendah selama masa janin dapat mengubah aktivitas gen secara permanen. Tikus betina yang terpapar BPA menunjukkan pola gen yang biasanya dimiliki oleh tikus jantan, dan sebaliknya.
Perubahan ini menyebabkan tikus betina memiliki risiko kondisi seperti kanker, sementara tikus jantan menunjukkan tanda-tanda sindrom metabolik, yang terkait dengan risiko diabetes dan penyakit jantung. Ini memperlihatkan bahwa efek BPA berbeda berdasarkan jenis kelamin.
Selain itu, sistem kekebalan tubuh tikus juga berubah. Aktivitas sel imun naik pada tikus jantan tapi turun pada tikus betina. Perubahan ini juga terlihat pada analisis darah dimana tikus jantan menunjukkan gangguan lipid dan tikus betina memiliki pola yang menyerupai sindrom ovarium polikistik (PCOS).
Penemuan ini mendukung langkah pengurangan batas aman paparan BPA yang dilakukan oleh Otoritas Keamanan Pangan Eropa dan mengingatkan pentingnya mengurangi penggunaan BPA dalam kemasan makanan demi kesehatan yang lebih baik di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260213133014-37-710975/ada-di-galon-bpa-bikin-pria-jadi-feminin-wanita-makin-maskulin

Analisis Ahli

Thomas Lind
"Paparan dosis rendah BPA memiliki efek signifikan pada perubahan ekspresi gen dan metabolisme, bahkan hingga dewasa, memperlihatkan risiko kesehatan yang besar terkait paparan bahan kimia ini."

Analisis Kami

"Penelitian ini menegaskan bahwa paparan bahan kimia kecil seperti BPA sejak masa janin memiliki konsekuensi serius dan jangka panjang yang belum banyak disadari masyarakat umum. Pengembangan kebijakan regulasi yang lebih ketat dan pengawasan penggunaan BPA sangat penting untuk melindungi kesehatan masa depan, terutama bagi anak perempuan dan laki-laki yang dalam kandungan."

Prediksi Kami

Pengurangan penggunaan BPA dalam kemasan makanan akan semakin diperketat dan batas aman paparan BPA akan terus diturunkan untuk mencegah dampak kesehatan jangka panjang pada manusia.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu bisfenol A dan mengapa itu penting dalam penelitian ini?
A
Bisfenol A (BPA) adalah bahan kimia yang digunakan dalam kemasan makanan dan memiliki efek menyerupai hormon estrogen. Penting karena dampaknya terhadap kesehatan yang telah terbukti dalam penelitian.
Q
Bagaimana paparan bisfenol A mempengaruhi tikus betina dan jantan?
A
Tikus betina menunjukkan pola gen yang lebih maskulin, sedangkan tikus jantan menunjukkan pola yang lebih feminin akibat paparan BPA.
Q
Apa dampak jangka panjang dari paparan BPA terhadap metabolisme?
A
Paparan BPA dapat menyebabkan perubahan permanen pada metabolisme yang meningkatkan risiko kondisi seperti kanker pada betina dan sindrom metabolik pada jantan.
Q
Apa yang ditemukan terkait sistem kekebalan tubuh pada tikus yang terpapar BPA?
A
Pada tikus jantan, aktivitas sel T meningkat, sementara pada tikus betina, aktivitas sel T menurun akibat paparan BPA.
Q
Mengapa pengurangan penggunaan BPA dalam kemasan makanan dianggap penting?
A
Pengurangan penggunaan BPA dianggap penting untuk menurunkan risiko kesehatan di masa depan, seperti diabetes dan penyakit jantung.