
CES 2026 menandai perubahan penting dalam dunia teknologi dengan membawa aksesibilitas menjadi bagian utama pameran. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini panggung khusus untuk aksesibilitas ditempatkan di area utama, membuatnya tidak bisa diabaikan oleh peserta. Hal ini menunjukkan bahwa industri mulai benar-benar mengakui pentingnya teknologi yang inklusif.
Kolaborasi antara CTA Foundation dan perusahaan besar seperti Verizon menghasilkan panggung aksesibilitas pertama dalam sejarah CES hampir enam dekade. Panggung ini menyelenggarakan lebih dari dua puluh sesi dan menarik banyak perhatian, memperlihatkan bahwa aksesibilitas kini bukan lagi hal eksperimental tapi hal mapan yang perlu diperhatikan semua orang.
Teknologi pendukung seperti Auracast, sebuah standar audio Bluetooth baru, memudahkan pendengar dengan kebutuhan khusus untuk menerima audio yang jelas tanpa gangguan di lingkungan yang bising dan ramai. Ini bukan hanya sebuah demo, tetapi sudah diimplementasikan secara nyata selama acara berlangsung, menunjukkan aksesibilitas sebagai pengalaman yang sungguh dirasakan.
Investor dan pelaku industri mulai melihat aksesibilitas sebagai peluang bisnis yang tumbuh cepat, bukan hanya sebagai konsekuensi atau tambahan. Pasar teknologi konsumen sekarang bergerak menuju personalisasi besar-besaran yang menggabungkan kebutuhan unik pengguna disabilitas, dan ini menciptakan ruang besar untuk perusahaan dan startup yang fokus pada inovasi aksesibilitas.
Para ahli memprediksi dalam satu dekade ke depan, aksesibilitas tidak akan menjadi kategori terpisah lagi, melainkan menjadi bagian tak terpisahkan dari seluruh acara dan ekosistem teknologi. Dengan makin banyaknya dana ventura yang mengalir ke startup berorientasi aksesibilitas, tren ini diperkirakan akan semakin menguat dan membentuk masa depan teknologi bagi semua pengguna.